Berita Umum

Respon Terhadap Laporan RAN

September 29, 2019


Kami turut prihatin sama seperti Rainforest Action Network (RAN) yang memperhatikan Suaka Margasatwa Rawa Singkil, khususnya mengenai penanaman kelapa sawit ilegal di Suaka Margasatwa Singkil.

Kami telah melakukan pendekatan dengan pemasok kami di area ini selama beberapa tahun terakhir, dan telah memetakan area yang beresiko sampai ke tingkat desa. Pemasok kami di wilayah tersebut telah diminta untuk mengecualikan dua perusahaan Perkebunan seperti yang disebutkan di dalam laporan, PT Indo Sawit Perkasa dan PT Laot Bangko, dan memastikan bahwa agen mereka tidak memasok dari cagar alam Rawa Singkil.

Kami akan terus berupaya menuju transformasi di sektor kami, khususnya di wilayah Singkil, dan memastikan dampak positif bagi Petani sawit, sesuai dengan peta jalan kami hingga tahun 2020 dan seterusnya.

Dua pabrik yang disebutkan di dalam laporan tersebut akan segera masuk ke dalam Mekanisme Keluhan kami, dan akan memenuhi syarat untuk menjalani Protokol Pembelian Terkendali/ Controlled Purchased Protocol kami setelah melalui pendekatan dan verifikasi lebih lanjut; tidak ada kemungkinan menjalin bisnis baru dengan salah satu dari pabrik ini sampai mereka memenuhi persyaratan keberlanjutan kami.

Pendekatan lanskap Singkil kami

Bentang alam Singkil terdiri dari mosaik Perkebunan kelapa sawit lama dan baru dan petani sawit, dalam ekosistem kritis.

Ada sembilan pabrik dalam rantai pasokan kami yang beroperasi di kabupaten Singkil. Kami telah mencapai Ketelusuran 53% untuk kesembilan pabrik tersebut, termasuk Petani swadaya, dan hendak mencapai ketelusuran penuh pada akhir tahun 2020. Untuk Petani sawit, kami menggunakan metodologi yang berfokus pada resiko, sentris desa dan memfokuskan sumber daya di area beresiko tinggi.

Kami juga telah melakukan lokakarya pendekatan pemasok dengan pabrik pemasok di kawasan ini mengenai kebijakan Keberlanjutan dan upaya penelusuran kami. Beberapa pemasok dari Aceh Singkil telah menghadiri lokakarya ini pada bulan Juli 2019. Lokakarya ini menginformasikan perlunya Traceability to Plantation (TTP), No Deforestation, No Peat, and No Exploitation (NDPE) dan peta jalan Musim Mas untuk masa depan.

Kami juga berpartisipasi aktif dalam lokakarya yang diselenggarakan oleh pemangku kepentingan lainnya di wilayah Singkil. Salah satu pertemuannya berlangsung minggu lalu di Subussalam, yang dipimpin oleh Yayasan Earthworm, dan mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah. Keterlibatan seperti ini sangat penting untuk transformasi lanskap dan akan selalu menjadi prioritas bagi kami.

Komitmen untuk mengubah basis pasokan kami

Sejalan dengan Kebijakan Keberlanjutan kami, kami berupaya menuju rantai pasokan yang sepenuhnya dapat ditelusuri dan transparan. Per Desember 2017, kami dapat menelusuri 100% basis pasokan Minyak Sawit Mentah (CPO) kami sampai ke tingkat pabrik, dan 53% dari basis pasokan CPO kami sampai ke tingkat Perkebunan. Kami juga telah menerbitkan daftar pemasok CPO dan Palm Kernel (PK), beserta koordinat GPS pemasok pihak ketiga di situs web perusahaan kami. Peta rantai pasokan kami dapat diakses di sini.

Kami telah bekerja dengan pemasok kami di wilayah Aceh sejak 2014, seperti Pati Sari – yang disebutkan dalam kampanye RAN 2014. Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai usaha kami dengan Pati Sari di sini.

Pemasok lainnya adalah Mopoli Raya, yang kami hentikan pembeliannya pada Juli 2015 setelah potensi pembukaan hutan Stok Karbon Tinggi (HCS) terbukti melalui verifikasi kami. Namun, kami terus melibatkan Mopoli Raya secara aktif untuk meningkatkan kebijakan keberlanjutan mereka. Pada bulan Maret 2019, kami melihat komitmen kuat Mopoli Raya terhadap keberlanjutan melalui dokumen-dokumen terkait yang dibagikan kepada kami. Pada bulan April 2019, kami mulai menjalin bisnis kembali secara terbatas dengan Mopoli Raya. Mengetahui lebih lanjut mengenai keterlibatan kami dengan Mopoli Raya silahkan klik di sini. RAN juga menyebutkan kemajuan yang baik dari pemasok di sini.

Kedua contoh di atas menunjukkan bahwa perubahan nyata oleh pemasok kami adalah sebuah hal yang mungkin. Kami akan terus mengaktifkan dan mendukung hasil positif tersebut.

Mendekati tahun 2020, kami telah menerbitkan peta jalan yang akan menginformasikan bagaimana upaya kami untuk mengatasi tantangan dalam mengubah basis pasokan kami pada tahun 2020 dan seterusnya. Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai peta jalan terikat waktu kami di sini.

Kami percaya bahwa transformasi sektor Kelapa Sawit yang lebih luas hanya dapat dicapai melalui inisiatif tingkat lanskap dan sektor yang lebih luas (daftar lengkap inisiatif dan platform ini dapat ditemukan di halaman 24 dalam Laporan Keberlanjutan 2017).

Informasi lebih lanjut mengenai usaha kami dapat ditemukan di sini.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Carolyn Lim
Corporate Communications
media@musimmas.com
+65 6576 4770

language Bahasa
language