Arjuna Utama Sawit (ARJ) – Arjuna Utama Sawit (ARJ) (Juli 2022)

Tanggal Perkembangan
Juli 2022  Mighty Earth RRR 40 melaporkan 2 (dua) kasus deforestasi:
  1. PT Khatulistiwa Agro Abadi -> persiapan pembukaan lahan seluas 600 hektar di periode Januari 2022 – Juni 2022
  2. PT Borneo International Anugerah -> persiapan pembukaan lahan seluas 87 hektar di periode November 2021 – Juni 2022.

Mighty Earth menduga kedua perusahaan di atas memiliki kaitan dengan PT Arjuna Utama Sawit (PT ARJ) karena pemegang saham yang sama.

September 2022  Kami telah melakukan komunikasi dengan PT ARJ terkait laporan ini.  PT ARJ memberikan klarifikasi bahwa PT ARJ tidak memiliki manajemen kontrol terhadap Premier Palmoil Energy (PPE). Namun PT ARJ akan mencoba menghubungi PPE terkait laporan NGO tentang First Borneo Group.
Desember 2022 PT ARJ memberi tahu kami bahwa mereka sedang dalam proses mengalihkan saham yang dimiliki Premier Palmoil Energi Pte LTD (induk dari PT ARJ) ke pihak ketiga yang tidak ada kaitannya dengan mereka. Pelepasan saham tersebut menandakan bahwa nantinya tidak ada lagi hubungan antara PT ARJ dengan perusahaan yang diduga melakukan deforestasi; PT Khatulistiwa Agro Abadi dan PT Borneo International Anugerah.

Pernyataan resmi PT ARJ dapat diakses di sini.

Kami akan memantau proses pelepasan saham tersebut dengan seksama.

Agustus 2023 Mengingat tidak adanya tanggapan yang memuaskan dari PT ARJ terkait pengalihan saham, maka kami memutuskan hubungan komersial dengan PT ARJ sejak akhir Agustus 2023.

Join our mailing list

language Bahasa
language