Keluhan

Setelah peluncuran Kebijakan Keberlanjutan Musim Mas pada bulan Desember 2014, kami menyadari pentingnya membangun Mekanisme Keluhan yang transparan dan akuntabel untuk menangani dan menyelesaikan setiap aduan yang diajukan terkait dengan penerapan Kebijakan No Deforestation, No Peat and No Exploitation (NDPE) kami secara efektif.

Musim Mas memperkenalkan Mekanisme Keluhan pada tahun 2016 untuk memungkinkan semua pemangku kepentingan – karyawan kami, masyarakat setempat, dan LSM untuk melaporkan masalah apa pun dalam operasi kami sendiri dan di seluruh rantai suplai kami. Kami menghormati dan melindungi anonimitas pelapor untuk mencegah potensi konflik atau pembalasan. Pelapor Keluhan dapat memberikan informasi secara anonim menggunakan formulir di situs web kami, melalui surat atau SMS.

Musim Mas terus meningkatkan pelaporan aduan kami agar lebih komprehensif untuk memastikan pemangku kepentingan terus mendapat informasi. Kami menyambut umpan balik untuk perbaikan.

Mekanisme ini menguraikan proses kami untuk menerima, memverifikasi, dan menangani semua keluhan yang diajukan terhadap kami atau pemasok kami.

Semua keluhan yang masuk dibagi menjadi dua kategori utama: Keluhan Kepatuhan dan Keluhan Sengketa. Keluhan Kepatuhan dapat melibatkan pelanggaran Kebijakan Keberlanjutan kami, Standar RSPO dan/atau Piagam POIG dan Keluhan Sengketa dapat melibatkan konflik antara dua pihak atau lebih.

Keluhan Kepatuhan Sengketa Keluhan
Terhadap Musim Mas Terhadap Musim Mas
Terhadap Pemasok Pihak Ketiga Terhadap Pemasok Pihak Ketiga

Di bawah hubungan bisnis reguler, kami mengharuskan pemasok kami untuk menjalani pemantauan rutin dan keterlibatan terus-menerus untuk memastikan kemajuan pada peta jalan mereka. Namun, jika ada ketidakpatuhan yang dikonfirmasi, kami akan mengaktifkan Mekanisme Keluhan kami untuk menyelesaikan keluhan dengan cepat dan efektif.

Untuk mengelola kasus keluhan kami dengan lebih baik, kami telah mengembangkan Protokol Pembelian Terkendali (CPP). Ini membantu kami mengidentifikasi apakah tindakan yang diambil terhadap pemasok efektif dan memantau kemajuan rencana aksi mereka untuk menyelesaikan keluhan.

Berdasarkan CPP terbaru kami yang dirilis pada Januari 2020, kesempatan diberikan kepada pemasok kami untuk berupaya mengatasi keluhan sambil mempertahankan hubungan bisnis dengan Musim Mas. Namun, kegagalan untuk mematuhi prinsip-prinsip di atas akan menyebabkan penghentian bisnis. Pemasok akan keluar dari CPP setelah semua kondisi dan tindakan untuk menyelesaikan keluhan terpenuhi dan hubungan bisnis normal dilanjutkan.

Kami percaya bahwa keterlibatan berkelanjutan dengan pemasok ini penting untuk transformasi sektor. Hubungan pemasok yang kuat membentuk dasar CPP, yang kami manfaatkan untuk membantu penyelesaian keluhan.

Silahkan geser ke kanan untuk melihat lebih banyak

No. Kasus Keluhan
Detail Kasus
Tanggal Laporan Status Keanggotaan
RSPO
1 Amanah Saham Pahang (ASPA) Diduga melakukan praktek deforestasi. 06 Agustus 2020 Aktif Non-RSPO
2 Anglo
Eastern Plantations (AEP)
Diduga melakukan praktek deforestasi dan konflik sosial. 17 November 2017 Aktif Non-RSPO
3 Arjuna Utama Sawit (ARJ) Diduga melakukan deforestasi dan mempersiapkan pembukaan 12 April 2019 Aktif Non-RSPO
4 Asian Agri  Pengembangan hutan gambut 18 Juli 2019 Aktif RSPO
5 Astra
Agro Lestari (AAL)
Tidak memiliki komitmen publik untuk memerangi isu keberlanjutan, bukan anggota RSPO, melakukan pengembangan di Lahan Gambut  , perambahan habitat gajah, deforestasi  dan konflik lahan. 18 Mei 2015 Nonaktif Non-RSPO
6 Austindo
Nusantara Jaya (ANJ)
Deforestasi, tidak memiliki komitmen publik untuk menghindari deforestasi dan pengembangan di Lahan Gambut , eksploitasi. 21 Juli 2014 Nonaktif RSPO
7 Bakrie Group  Pembukaan Hutan. 08 Juni 2019 Nonaktif RSPO
8 Bonti Permai Jayaraya (BPJ)  Diduga melakukan praktek deforestasi. 10 September 2019 Aktif Non-RSPO
9 Bukit Barisan Indah Prima (BBIP) Masalah sosial dan konflik lahan. 23 Maret 2020 Aktif Non-RSPO
10 Bukit
Bintang Sawit (BBS)
Sengketa lahan. 16 Februari 2016 Nonaktif Non-RSPO
11 Bumi Agro (Bumi Agro Prima) – Bumi Gading Prima Diduga melakukan praktek deforestasi. April 2021 Aktif Non-RSPO
12 Bumi Daya Agrotamas (BDA) Membeli TBS dari perusahaan yang melakukan deforestasi di Ekosistem Leuser.
29 Oktober 2019 Aktif Non-RSPO
13 Bumitama Deforestasi, pengerusakan hutan HCV [High Carbon Stock], pengembangan di Lahan Gambut , beroperasi secara ilegal dan gagal memenuhi timeline untuk sertifikasi RSPO. 17 Januari 2017 Nonaktif RSPO
14 Bunga Group – Value Greenworld Sdn Bhd Diduga melakukan praktek deforestasi. Januari 2021 Nonaktif Non-RSPO
15 Ciliandry Anky Abadi Group (CAA) Deforestasi, pembukaan lahan di habitat orangutan. Desember 2017 Nonaktif Non-RSPO
16 Dhanistha Surya Nusantara (DSN)  Eksploitasi Lahan Gambut yang terbakar. 12 Desember
2018
Nonaktif Non-RSPO
17 Dua Perkasa Lestari Masalah sosial dan konflik lahan. 21 Agustus 2020 Aktif Non-RSPO
18 Eagle
High Plantation (Varia Mitra Andalan)
Deforestasi, pengembangan di Lahan Gambut, penggunaan api dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua dan wilayah lain di Indonesia. 14 September 2016 Nonaktif RSPO
19 Ensem Sawita Membeli TBS dari perusahaan yang ditemukan melakukan deforestasi di Ekosistem Leuser. 11 November 2014 Aktif Non-RSPO
20 FAP Agri Deforestasi, tidak memiliki kebijakan NDPE bahkan bukan   anggota RSPO. Desember
2017
Aktif Non-RSPO
21 Felda Global Venture (FGV) Eksploitasi dan tidak   menghargai Hak Asasi Manusia (HAM) dan hak ketenagakerjaan, deforestasi dan pengembangan di Lahan Gambut. Juli2015 Aktif RSPO
22 First
Resources
Pembukaan hutan, termasuk habitat orangutan. Desember 2017 Nonaktif RSPO
23 KPN Plantation (previously known as GAMA) Konflik sosial, melakukan perambahan dan konversi habitat harimau dan Lahan Gambut HCV, terjadi kebakaran dalam wilayah konsesi, membuka lahan di hutan gambut Kalimantan Barat. 07 Oktober 2013 Nonaktif Non-RSPO
24 Gemilang Sawit Lestari   Membeli TBS dari perusahaan yang ditemukan melakukan deforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo. 05 April
2016
Nonaktif Non-RSPO
25 Genting
Plantations Bhd
Deforestasi, perambahan di habitat orangutan, dan pekerja membunuh dan mengkonsumsi orangutan di salah satu konsesi. 22 September 2014 Aktif RSPO
26 Global Sawit Semesta Membeli TBS dari perusahaan yang melakukan deforestasi di Ekosistem Leuser. 30 September 2019 Aktif Non-RSPO
27 Goodhope/
Carson Cumberbatch
Diduga melakukan deforestasi dan melakukan penanaman di Lahan Gambut  , pembangunan tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), menyebabkan banjir di konsesi Nabire Baru, gagal dalam mematuhi proses FPIC, penggunaan kekuasaan berlebihan dengan melibatkan pasukan keamanan negara. 09 April 2016 NonAktif RSPO
28 Hardaya
Plantation Group/ Cipta Murdaya (CCM Group)
Dugaan pencabutan izin ilegal untuk PT HIP, dan pembukaan hutan sekunder. Desember 2017 Aktif Non-RSPO
29 Incasi Raya Pembukaan hutan dan lahan gambut. November 2018 Aktif Non-RSPO
30 IndoAgri/IndoFood/Salim
Group
Terdapat pekerja dibawah umur, pemaparan pekerja terhadap pestisida yang sangat berbahaya, upah dibawah standar upah minimum, memperkerjakan pekerja sementara dalam jangka waktu yang lama untuk melakukan pekerjaan inti dan menggunakan serikat pekerja yang didukung oleh perusahaan. 08 Juni 2016 Aktif Non-RSPO
31 Indonusa Membuka lahan tanpa izin yang lengkap, deforestasi. 19 September 2018 NonAktif Non-RSPO
32 Kalimantan Sawit Kusuma Diduga melakukan praktek deforestasi. 06 Desember 2019 NonAktif Non-RSPO
33 Korindo
Group
Deforestasi, penggunaan api dan mengabaikan hak masyarakat lokal. 01 September 2016 NonAktif Non-RSPO
34 Kuala Lumpur Kepong (KLK) Berhad Pengembangan Lahan Gambut. 12 Agustus 2019 NonAktif RSPO
35 Matahari Kahuripan Indonesia (MAKIN Group) Diduga melakukan praktek deforestasi. 06 November 2019 Aktif Non-RSPO
36 Medco Agro
Group
Pembukaan lahan konsesi hutan. Januari 2017 NonAktif Non-RSPO
37 Mopoli Raya Pembukaan di hutan   HCV dan habitat Harimau Sumatera dan Gajah. 11 November 2014 Aktif Non-RSPO
38 Mulia Sawit Group   Deforestasi dan pengembangan di lahan gambut. 30
Oktober 2018
NonAktif Non-RSPO
39 Multiple
Suppliers (Leuser Ecosystem)
Deforestasi di Singkil – Bengkung. 12 November 2014 Aktif Non-RSPO
40 Multiple
Suppliers (Tesso Nilo)
TBS ilegal dari wilayah konservasi di Riau. 06 April 2016 Aktif Non-RSPO
41 Musim Mas Group – PT Agrowiratama  Dugaan pelanggaran peraturan RSPO Maret 2021 Aktif RSPO
42 Musim Mas Group – PT Berkat Sawit Sejati Diduga melakukan praktek deforestasi. 26 Juni 2019 NonAktif RSPO
43 Musim Mas Group – PT Musim Mas Dugaan pelanggaran peraturan RSPO 24 Maret 2020 Aktif RSPO
44 Musim Mas Group – PT Musim Mas Dugaan pelanggaran peraturan RSPO 21 September 2020 NonAktif RSPO
45 Musim
Mas Group – PT Sarana Esa Cita/ PT Mulia Indah
Klaim lahan oleh banyak pihak. 31 Juli 2017 NonAktif RSPO
46 Musirawas Pengembangan di lahan gambut. Juli 2018 NonAktif Non-RSPO
47 Noble
Agri Group
Praktek deforestasi oleh perusahaan afiliasi di Papua. 01 September 2016 NonAktif RSPO
48 Pati Sari Membeli TBS dari perusahaan yang melakukan deforestasi di Ekosistem Leuser. 11 November
2014
NonAktif Non-RSPO
49 Perkebunan Nusantara I Deforestasi 14 December 2018 Aktif Non-RSPO
50 Perbadanan Pertanian Negari Pahang, PKNP (Tembeling) Diduga melakukan praktek deforestasi. November 2020 NonAktif Non-RSPO
51 PKPP Plantation Sdn Bhd (Cherating) Diduga melakukan praktek deforestasi. November 2020 Aktif Non-RSPO
52 PKPP Plantation Sdn Bhd (Sungai Charu) Diduga melakukan praktek deforestasi. Agustus 2020 Aktif Non-RSPO
53 Prosper
Group/ Far East Holdings Berhad
Dugaan deforestasi oleh entitas dengan dugaan adanya hubungan kepemilikan dengan perusahaan Prosper Group/ Far East Holdings. 04 September 2017 NonAktif Non-RSPO
54 Samudera Sawit Nabati (SSN)  Membeli TBS dari perusahaan yang melakukan deforestasi di Ekosistem Leuser. 30 September 2019 Aktif Non-RSPO

55

Sampoerna Agro

Deforestasi

06 Desember 2019

Aktif

RSPO

56 Sawit
Sumbermas Sarana (SSS)
Pembukaan lahan di wilayah HCV yang terdapat habitat orangutan di dalamnya. 04 June 2015 NonAktif RSPO
57 Sime Darby Plantations (SDP)   Deforestasi 10 September 2019 NonAktif RSPO
58 SIPEF – PT Agro Muara Rupit Diduga melakukan praktek deforestasi January 2021 NonAktif RSPO
59 Sumber
Tani Agung (STA)
Membeli Tandan Buah Segar dari pemasok yang diduga terkait dengan praktek deforestasi dan konflik sosial. 17 November 2017 NonAktif Non-RSPO
60 Syaukath Sejahtera  Membeli TBS dari perusahaan yang melakukan deforestasi di Ekosistem Leuser. 21 September 2020 NonAktif Non-RSPO
61 TH Plantations Bhd Penerapan kebijakan   NDPE dan pengaruhnya terhadap deforestasi. 04 Mei 2018 Aktif Non-RSPO
62 Tradewinds Plantation Sdn Bhd Deforestasi dan pengembangan hutan gambut. 18 Juli 2019 NonAktif Non-RSPO
63 Triputra Agro Persada Group  Deforestasi di Kalimantan Timur. 30 Januari 2019 Aktif RSPO
64 Tunas
Baru Lampung/ Sungai Budi Group
Deforestasi, permasalahan Lahan Gambut , dan konflik dengan masyarakat setempat. 28 November 2016 NonAktif RSPO
65 YP Plantation Sdn Bhd  Deforestasi dan pengembangan hutan gambut. 06 Agustus 2020 Aktif Non-RSPO

Jika Anda memiliki keluhan yang ingin Anda sampaikan, mohon luangkan waktu untuk mengisi formulir pada tautan di bawah ini:

Saya Ingin Mengajukan Keluhan

Saluran untuk Mengajukan Keluhan

Melalui Website Silahkan klik di sini untuk mengisi formulir online.
Melalui Email sustainability@musimmas.com
Melalui SMS (62) 8116159071
Informasi yang diperlukan:
(1) Nama pelapor
(2) Nama anak perusahaan Musim Mas/ pemasok pihak ketiga/ lainnya yang menjadi target keluhan.
(3) Point penting keluhan
Melalui Telepon  (62) 8116159071
Melalui Fax (62) 61 6613060
Mengirim Surat ke
150 Beach Road, Level 24, Gateway West, Singapore 189720
Attn: Corporate Communications Department (Grievance Coordinator)

Join our mailing list

language Bahasa
language