Ganda/ GAMA Group

GAMA Group adalah perusahaan swasta yang memiliki perusahaan dengan manajemen konsolidasi dengan sejumlah pemilik. Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ini, bergerak dibidang budidaya kelapa swit, pengolahan dan produksi CPO dan PKO.

Pelacakan kasus RSPO terkait yang berhubungan dengan:
a) PT Asiatic Persada dapat ditemukan di sini.
b) PT Jatim Jaya Persaka dapat ditemukan di sini.

GAMA Group memiliki situs web perusahaan yang dapat ditemukan di sini.

1) Pernyataan Forest Peoples Programme yang berjudul, “The Governor of Jambi Province must take action to tackle unscrupulous conduct of palm oil plantation PT Asiatic Persada” (7 Okt 2013)

2) Laporan Greenpeace yang berjudul, “License to kill” (22 Okt 2013)

3) Artikel Mongabay yang berjudul, “Indonesian palm oil company demolishes homes and evicts villagers in week-long raid” (14 Desember 2013)

4) Artikel Eco-Business yang berjudul, “Palm oil row erupts in Sumatra, leaving one dead” (7 Maret 2014)

5) Laporan Pengadilan Tipikor Riau yang berjudul, “Bentangan: Jelang Putusan Gugatan Kementerian LHK atas Jatim Jaya Perkasa” (26 Mei 2015)

6) Laporan Greenomics yang berjudul, “Grievance Report” (30 Juni 2015)

7) Laporan SOMO yang berjudul, “The two hats of public security actors in Indonesia.” (Juni 2017)

8) Laporan Greenpeace yang berjudul “Final Countdown: Now or Never to Reform the Palm Oil Industry” (19 September 2018)

(1), (3), (4) dan (7) PT Berkat Sawit Utama (f.k.a. PT Asiatic Persada)
Konflik sosial dengan masyarakat adat Batin sembilan, dan masyarakat adat Suku Anak Dalam di Jambi.

(2), (5) dan (7) PT Jatim Jaya Perkasa (PT JJP)
Melakukan perambahan dan konversi habitat Harimau
Mengkonversi Lahan Gambut HCV
Terjadi kebakaran didalam wilayah konsesi

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan gugatan hukum terhadap PT JJIP yang dinyatakan bersalah dan didenda sebesar 491 milyar rupiah pada Agustus 2015 (pengajuan banding ditolak pada Januari 2016).

(6) dan (7) PT Patiware
Membuka hutan Lahan Gambut di Kalimantan Barat

Agustus 2015
Pembelian minyak terakhir dari PT Asiatic Persada.

September 2015
Kami telah menghentikan kerjasama dengan PT Asiatic Persada yang sejak saat itu berganti nama menjadi PT Berkat Sawit Utama. Kami diberitahu melalui surat pengumuman yang disampaikan kepada kami dengan nama pemasok baru.

Oktober 2017
Kami tidak memiliki hubungan bisnis yang aktif dengan GAMA sejak April 2017.

Oktober 2018
Kami menghadiri salah satu sesi pendekatan stakeholder dari GAMA Plantation, untuk meninjau komitmen dan rencana keberlanjutannya.

Juli 2018
Perkebunan Gama diresmikan sebagai sebuah kelompok perusahaan resmi dan meluncurkan sebuah situs websitebnya, di mana mereka mengungkapkan komitmen kebijakan keberlanjutannya berdasarkan prinsip-prinsip NDPE. Perusahaan juga mengeluarkan Stop Work Order (SWO) untuk menangguhkan semua pembangunan greenfield dengan segera mulai 1 Juli 2018. SWO akan tetap berlaku sampai manajemen yakin bahwa ada sistem yang kuat untuk memastikan kepatuhannya terhadap komitmen NDPE.

language Bahasa
language