Keberlanjutan

Keberlanjutan di Musim Mas berarti menyediakan produk kelapa sawit dan turunannya yang berkualitas tinggi dan inovatif dengan cara yang bertanggung jawab.

Kami beraspirasi untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dalam evolusi industri kelapa sawit. Untuk mencapai hal tersebut, kami dan para pemangku kepentingan berkerja keras untuk mengatasi kekhawatiran mereka, seperti emisi gas rumah kaca, hilangnya keanekaragaman hayati, serta tenaga kerja dan hak asasi manusia. Kami mengambil langkah untuk melampaui standar keberlanjutan yang diakui oleh industri ini dan akan terus berusaha untuk menanggapi masalah-masalah yang penting dan mendesak dalam industri ini sebagai bentuk kontribusi kami untuk mewujudkan industri yang lebih berkelanjutan dan dunia yang adil.

INDIKATOR KEBERLANJUTAN



  • 135.824 ha konsesi kelapa sawit bersertifikat RSPO (dari 198.836 hektar)
    1. 68,3% bersertifikasi RSPO
  • 3.494 ha area petani plasma bersertifikat RSPO (dari 4.625 hektar)
    1. 75% bersertifikasi RSPO
    2. 2.423 petani plasma
  • 13 pabrik kelapa sawit (dengan perkebunan)
    1. 12 bersertifikasi RSPO
    2. 4 bersertifikasi ISPO
    3. 12 bersertifikasi ISCC
    4. 100% bersertifikasi POIG
  • 3 pabrik kelapa sawit independen
  • 20.958 hektar kawasan konservasi
  • 638 pabrik kelapa sawit pemasok pihak ketiga, di bawah 299 kelompok pemasok (atau perusahaan induk)
  • 100% dapat ditelurusi ke pabrik kelapa sawit
  • 56% dapat ditelurusi ke perkebunan
  • 15.349 petani swadaya di bawah program Di bawah program Pengembangan Kelapa Sawit Indonesia untuk Petani Sawit

keseluruhan pasokan; sebagai prosesor

  • Memproses 3,8 juta MT tandan buah segar (TBS)
    1. 671.883 ton minyak kelapa sawit bersertifikasi keberlanjutan per tahun
    2. 169.334 ton inti sawit bersertifikasi keberlanjutan per tahun
  • 4 lanskap kritis
  • 514 petani swadaya yang terlibat dalam Extension Services Program (ESP)
  • 17 kasus keluhan yang dapat diakses publik

* Akurat per Desember 2018

2004

Menjadi yang pertama di Indonesia untuk bergabung dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)

2009

Perkebunan pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi RSPO

2010

Skema petani sawit pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi RSPO

2012

Grup terkemuka pertama yang berhasil memperoleh 100% sertifikasi RSPO untuk semua perkebunan kami di Indonesia

Pertama yang menerima sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)

2014

Meluncurkan Kebijakan Keberlanjutan yang diperluas untuk pemasok pihak ketiga kami

2015

Bergabung dengan Palm Oil Innovation Group (POIG)

2016

Bergabung dengan Fire Free Alliance (FFA)

2017

Bergabung dengan Tropical Forest Alliance (TFA)

2018

Meluncurkan Laporan Keberlanjutan pertama

2019

Perusahaan minyak kelapa sawit terkemuka pertama yang terverifikasi POIG

language Bahasa
language