Tradewinds Plantation Sdn Bhd

1) Laporan Mighty Earth yang berjudul, “Rapid Response Report 17” (18 Juli 2019)
2) Laporan Mighty Earth yang berjudul, “Rapid Response Report 18” (12 Agustus 2019)

(1) Laporan tersebut menduga adanya deforestasi hutan seluas 65 hektar oleh PT Kurun Sumber Rezeki (PT KSR) diantara periode 20 Februari – 08 Juli 2019. Didalam laporan tersebut menyatakan bahwa PT KSR adalah joint venture antara Jhonlin Group dan CB Industrial Product Holding Bhd, (CBIP Group).

Laporan tersebut menduga joint venture tersebut berkaitan dengan Solar Green Sdn Bhd dan Kumpulan Kris Sdn Bhd, dengan CBIP Group dan Tradewinds Plantation Bhd.

(2) Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Trans Kenyaland Sdn Bhd mengembangkan 94 hektar hutan gambut sejak 22 November 2018 – 09 Juli 2019.

Juli 2019
Musim Mas tidak memiliki hubungan bisnis dengan CBIP dan PT Kurun Sumber Rezeki. Namun, karena kami memiliki hubungan bisnis dengan Tradewinds Plantation, kami menjumpai mereka untuk mengklarifikasi dugaan dalam laporan Mighty Earth tersebut.

Agusuts 2019
Ketika Mighty Earth RRR18 dipublikasikan, kami menjumpai Tradewinds Plantation untuk mengklarifikasi dugaan yang ditujukan kepada Trans Kenyaland Sdn Bhd (TKSB).

Juli 2019
Tradewinds Plantations merespon melalui surat resmi dengan beberapa poin berikut ini, yang ditandatangani oleh direktur perusahaan.

  • Tradewinds mengklarifikasi bahwa mereka tidak memiliki kontrol manajemen apapun atas PT KSR dan CBIP dan juga, tidak bisa mengontrol aktivitas yang dilakukan oleh CBIP di PT KSR.
  • Tradewinds memiliki 70% saham di Kumpulan Kris Jati Sdn Bhd (KKJ) dan 50% saham langsung di Solar Green. Kedua perusahaan tersebut dikelola penuh oleh Tradewinds dan tidak memiliki kontrol manajemen terhadap CBIP dan vice versa.
  • Tradewinds Plantation Berhad menekankan lebih lanjut bahwa Tradewinds Plantation Berhad dan CBIP adalah dua badan hukum yang terpisah. Tidak satupun memiliki saham langsung ataupun kontrol atas yang lain.

Agustus 2019
Tradewinds segera menindaklanjuti dengan klarifikasi mereka melalui direktur perusahaan yang tertulis dalam surat.

Tradewinds Plantation Berhad mengklarifikasi bahwa dugaan pengembangan lahan terjadi diluar area TKSB (yang terdiri dari Perkebunan Linngga 1 dan Lingga 2) dan memberikan bukti dukungan berdasarkan dokumen Land Use Change Analysis (LUCA) yang secara internal diverifikasi dan dikonfirmasi oleh Musim Mas bahwa pembukaan lahan terjadi diluar konsesi kedua Perkebunan tersebut.

language Bahasa
language