Musim Mas Group – PT Agrowiratama (Bahasa)

PT Agrowiratama adalah anak perusahaan dari Grup Musim Mas (di bawah naungan Musim Mas Holdings Pte Ltd). Kami telah menjadi anggota RSPO sejak tahun 2004 dan Grup kami adalah yang pertama dari Indonesia yang bergabung dengan RSPO.

Akses ke pelacak kasus yang relevan di situs web Keluhan RSPO dapat ditemukan di sini.

1) Keluhan RSPO (15 Maret 2021)

Tim Advokasi Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Permuda Indonesia (DPP KNPI) mengajukan kasus ke RSPO pada 27 Januari 2021, atas nama empat Datuak (Batuah, Bonsu, Sati dan Malenggang) masyarakat adat di Muara Kiawai, Pasaman Barat terhadap Musim Mas Holdings Pte Ltd.

DPP KNPI menuding PT Agrowiratama beroperasi di kawasan hutan lindung tanpa izin dari Kementerian Kehutanan dan beroperasi tanpa Hak Guna Usaha (HGU).

Maret 2021

Kami menerima email dari Manajer Keluhan RSPO pada tanggal 23 Maret 2021, yang menginformasikan kepada kami bahwa diagnosis awal telah dilakukan dan keluhan telah diterima secara resmi oleh Panel Pengaduan pada tanggal 15 Maret 2021. Permintaan tanggapan resmi perusahaan dibuat untuk memilih antara Keterlibatan Bilateral atau proses mediasi DSF.

April 2021

Kami mengirimkan tanggapan resmi kami ke RSPO Complaints Desk dengan surat resmi yang meminta penundaan keputusan Pengaduan. Kami menegaskan kembali bahwa proses gugatan sedang berlangsung dan tindakan sementara apa pun oleh Panel Pengaduan RSPO dapat menyebabkan keputusan dan hasil yang bertentangan.

Panel Pengaduan RSPO setuju untuk menunda Pengaduan sambil menunggu keputusan pengadilan. Mereka meminta Musim Mas menginformasikan Sekretariat tentang kemajuan kasus pengadilan yang sedang berlangsung setiap bulan.

Mei 2021

Kami menyerahkan laporan bulanan pertama kami tentang kemajuan gugatan yang sedang berlangsung ke RSPO untuk memperbarui Panel Pengaduan.

Juni 2021

Kami menyerahkan laporan bulan Juni 2021 tentang kemajuan kasus pengadilan ke Sekretariat untuk memperbarui Panel Pengaduan.

Mei 2021

RSPO menyatakan pada pelacak kasus mereka bahwa kasus tersebut telah ditunda dan menunggu hasil keputusan pengadilan.

language LANGUAGE
language